Category Archives: Hikmah

i9EH-FLhCE8pY9SBKtS_3bCZpF6LeSTB_72ikYWdhrDSdAOUzQYC98HnnYVSGWY072A=w300

Ringkasan Biodata 25 Nabi

Rukun Iman yang keempat adalah percaya bahwa Allah Ta’ala mengutus para nabi dan rasul untuk berdakwah kepada umat manusia. Ada 25 Nabi yang wajib dikenali secara rinci. Dari perjalanan hidup para nabi juga kita bisa mengambil pelajaran berharga untuk kita jadikan inspirasi.

Berikut ini kedua puluh lima nabi tersebut berdasarkan ringkasan biodatanya masing-masing.

1. Adam AS.

Nama: Adam As.Usia: 930 tahun.Periode sejarah: 5872-4942 SM.Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.Namanya disebut dalam Al-Quran sebanyak: 25 kali.Al-Quran memuat kisah Adam dalam beberapa surat, di antaranya: Al-Baqarah : 30-38 dan Al-A’raaf : 11-25.

received_10210034639055847

Enam Keluarga Teladan Dalam Al Qur’an

Dalam Al-Qur’an banyak terdapat potret keluarga sepanjang zaman. Ada potret keluarga saleh dan ada juga potret keluarga celaka. Potret-potret keluarga tersebut meskipun terjadi pada masa dan lingkungan yang berbeda dengan masa saat ini, akan tetapi ia tetap mengandung banyak hikmah dan pelajaran berharga yang senantiasa kekal sepanjang zaman. Dalam tulisan sederhana ini, kita akan mengetengahkan beberapa potret keluarga teladan dalam Al-Qur’an untuk kemudian kita petik hikmah dan pelajaran-pelajaran berharganya.

received_10207992439602137

Filosofi Umur

Kita ketahui bersama bahwa umur kita itu terbatas. Kita tinggal di dunia ini bagaikan seorang yang asing, atau sebagai seorang yang jadi pengembara.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang pundaknya, lalu berkata,

al-quran-sebagai-syafaat

Keutamaan Membaca dan Mengamalkan Al Qur’an

Sebagian orang malas membaca Al Quran padahal di dalam terdapat petunjuk untuk hidup di dunia.

Sebagian orang merasa tidak punya waktu untuk membaca Al Quran padahal di dalamnya terdapat pahala yang besar.

Sebagian orang merasa tidak sanggup belajar Al Quran karena sulit katanya, padahal membacanya sangat mudah dan sangat mendatangkan kebaikan. Mari perhatikan hal-hal berikut:

Membaca Al Quran adalah perdagangan yang tidak pernah merugi

الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ. لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ.

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).

dp-syukur-bahagia

Kisah Mereka Yang Tidak Bersyukur

Ada kisah tiga orang dari Bani Israil, ketiganya diberi ujian harta oleh Allah. Ketiganya sama-sama sukses, namun dua orang enggan bersyukur dan menganggap nikmat adalah karena hasil usahanya. Sedangkan satunya lagi benar-benar hamba yang pandai bersyukur dan ia pun menyandarkan nikmat pada Allah.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ ثَلاَثَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيْلَ أَبْرَصَ وَأَقْرَعَ وَأَعْمَى، فَأَرَادَ اللهُ أَنْ يَبْتَلِيَهُمْ، فَبَعَثَ إِلَيْهِمْ مَلَكًا

“Sesungguhnya ada tiga orang dari Bani Israil, yaitu: penderita penyakit kulit, punya penyakit kebotakan (sebagian rambut kepalanya botak, -pen) dan orang buta. Kemudian Allah Ta’ala ingin menguji mereka bertiga, maka diutuslah kepada mereka seorang malaikat.

adzan

Hikmah Shalat: Membentuk Pribadi shaleh spritual, emosional, dan sosial

Dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 3, Allah menyebutkan bahwa di antara kriteria orang yang bertakwa adalah senantiasa mendirikan shalat. Ungkapan senantiasa ini merupakan isyarat dari penggunaan format kata yuqimunash sholaata dengan bentuk fi’il mudhori’ atau kata kerja yang sedang dan akan terus dikerjakan secara berkelanjutan. Karena itu, shalat yang didirikan secara kontinu akan membangun karakter ketakwaan bagi pelakunya.

Secara global, shalat yang didirikan dengan baik, benar, dan memenuhi ketentuan syari’at memiliki 3 hikmah, yaitu: (1) shaleh secara spiritual, (2) shaleh secara emosional, dan (3) shaleh secara sosial.

Khauff

Khauf dan Roja’

Khauf (rasa takut) dan roja` (rasa harap) adalah dua ibadah yang sangat agung. Bila keduanya menyatu dalam diri seorang mukmin, maka akan seimbanglah seluruh aktivitas kehidupannya. Bagaimana tidak, sebab dengan khauf akan membawa dirinya untuk selalu melaksanakan ketaatan dan menjauhi perkara yang diharamkan; sementara roja` akan menghantarkan dirinya untuk selalu mengharap apa yang ada di sisi Rabb-nya ‘Azza wa Jalla.

Pendek kata dengan khauf (takut) dan roja` (pengharapan) seorang mukmin akan selalu ingat  bahwa dirinya akan kembali ke hadapan Sang Penciptanya (karena adanya rasa takut), disamping ia akan bersemangat memperbanyak amalan-amalan (karena adanya pengharapan).

Rid

Ridla Orangtua jembatan menuju Ridla Allah

Alkisah, seorang ibu melahirkan bayi dengan cacat pada telinga kanannya. Begitu berat perasaan sang ibu bila melihat rupa buah hatinya itu. Saat menginjak usia 7 tahun, sang anak selalu mengeluhkan perlakuan dan cacian teman-teman sekitarnya tentang keadaan cacat yang diderita. Karena rasa kasih dan sayang ibu yang amat besar, menjelang remaja, mengajaknya ke rumah sakit untuk operasi telinga.

Dokter meminta kepada kedua orangtua anak itu untuk mencari pendonor telinga. Sekitar 1 bulan mencari pendonor budiman, akhirnya ada juga yang berkenan mendonorkan sebelah telinganya. Namun ayahnya tidak memberitahukan siapa pendonor itu. Operasi berjalan sukses dan fisik sang anak pun berubah dengan rupa yang lebih baik. Dengan modal fisik itu ia mendapatkan banyak keberuntungan, terutama dalam karir.

memberi

Zakat Ibadah Multidimensi

Oleh Gus Taqi

Memasuki penghujung Ramadlan, umat Islam disyariatkan untuk menunaikan zakat fitrah berupa makanan pokok kepada golongan yang berhak menerimanya (mustahiq). Ibadah ini disyariatkan pada bulan Ramadlan, tahun ke-2 H, tepatnya dua hari menjelang Idul Fitri.

Perintah zakat secara umum didasarkan pada beberapa firman Allah, sunnah Nabi Saw, dan disepakati oleh kalangan Ulama.

hasad2

Mendiagnosa Penyakit Umat

Satu waktu Nabi Muhammad Saw pernah memprediksikan, di akhir zaman kelak musuh-musuh Islam tidak lagi takut kepada umat Islam. Bahkan, mereka mengepung umat Islam seperti orang lapar yang siap melahap makanan.

Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw, “Apakah karena jumlah kami sedikit pada waktu itu?” Rasul saw. menjawab, “Jumlah kalian pada saat itu banyak, tetapi kualitas kalian seperti buih di tengah lautan. Allah mencabut rasa takut dari musuh terhadap kalian, dan memasukkan kedalam hati kalian penyakit Wahn”. Berkata seorang sahabat, “Wahai Rasulullah Saw, apa itu Wahn?” Rasul saw. berkata, “Cinta dunia dan takut mati.”